.:: ~ URUSAN DUNIA, URUSAN AKHIRAT ::.

Posted by Ratu Perih Senin, 02 Juli 2012 0 comments
Mari kita merenung sejenak nasehat dari salah seorang
cucu Rasulullah saw berikut ini:

"Barangsiapa menjalani waktu pagi dan sorenya dengan
menjadikan dunia sebagai perhatian utamanya, Allah
akan meletakkan kefakiran di depan kedua matanya dan
mencerai beraikan urusannya, sementara ia tidak akan
memperoleh apa-apa dari dunia ini kecuali apa yang
telah ditetapkan Allah baginya.

Dan barangsiapa yang menjalani waktu pagi dan sorenya
dengan menjadikan akhirat sebagai perhatian utamanya,
Allah akan memberikan rasa kecukupan di dalam hatinya,
dan menghimpunkan semua urusannya."
(Imam Ja'far Ash Shadiq ra)


APA YANG DIMAKSUD DENGAN URUSAN DUNIA?
------------------------------
--------

Apakah ketika kita bekerja atau berbisnis mencari nafkah,
kita sedang melakukan urusan dunia? Dan ketika kita
shalat atau puasa atau sedeqah ... kita sedang melakukan
urusan akhirat?

Peneliti agung dan ahli hadits Maulana Majlisi
- semoga rahmat Allah tercurah atasnya -
menyimpulkan bahwa APA SAJA YANG MENYEBABKAN KERIDHAAN
ALLAH DAN KEDEKATAN MANUSIA KEPADA ALLAH SWT .. adalah
tergolong URUSAN AKHIRAT, meskipun tampaknya seperti
masalah duniawi, seperti perdagangan, industri,
bisnis, dll.

Jika semua urusan "dunia" itu dilakukan dengan tujuan
MENTAATI PERINTAH ALLAH untuk mencari nafkah misalnya
maka pekerjaan/bisnis yang kita lakukan itu adalah IBADAH
dan merupakan salah satu KEGIATAN AKHIRAT.

Sedangkan jika kita ibadah misalnya berpuasa dengan
tujuan misalnya menghemat pengeluaran, atau beramal
dengan tujuan meningkatkan CITRA DIRI atau istilahnya
Riya, maka sesungguhnya ibadah itu akan dicatat
sebagai URUSAN DUNIA.

Tipis sekali bedanya! Perbuatan bisa sama, namun HASIL
nya BEDA.

Yang membedakan adalah NIAT nya, motivasinya, tujuannya.

Karena itu wahai saudaraku, mari kita terus belajar
mengatur dan mengendalikan NIAT-NIAT kita agar jangan
sampai kita RUGI.

Sungguh alangkah beruntungnya kita, jika SEMUA AKTIVITAS
kita, kita niatkan UNTUK RIDHA ALLAH SWT. Baik yang
kita lakukan itu hal-hal yang kelihatannya urusan dunia,
maupun ibadah-ibadah khusus ruhaniah.

Jika kita bekerja atau berbisnis dengan niat melaksanakan
Perintah Allah swt yaitu kewajiban mencari nafkah untuk
keluarga kita, maka sesungguhnya kita sedang melaksanakan
perintah agama. Artinya kita sedang "beribadah".

Sebagaimana ibadah-ibadah lainnya, tentu kita harus
menjaga syarat sah dan rukun ibadah kita. Ada banyak
sekali peraturan-peraturan bisnis, perdagangan, dan
kode etik muamalah yang harus kita patuhi yang dengan
sangat jelas telah Allah swt undang-undang kan dalam
Al-Qur'an.

Kita wajib menjaga undang-undang itu. Kita wajib
mematuhi peraturan-peraturan tsb, agar ibadah kita
tidak menjadi "batal".

Beberapa peraturan agama tsb antara lain agar kita
selalu jujur, tidak curang, menepati janji, menunaikan
hak-hak orang lain yang terkait dengan bisnis/pekerjaan
kita, menjaga lisan, dllsb. Banyak sekali.

Pastikan bahwa HATI kita terjaga!

Waspadai TIPUAN dan GODAAN Syetan yang
pasti akan mengusik-membisiki hati kita
sehingga kita terjerumus ....
sehingga pekerjaan dan bisnis kita akhirnya
hanya sampai menjadi URUSAN DUNIA belaka.
Sungguh sangat disayangkan ...

Semoga Allah swt senantiasa mencurahkan rahmat
dan kasih sayang Nya kepada kita semua.

Semoga bermanfaat,

Wassalaam

0 comments:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman


KLIK SUKAI YA...??